Bom Hidrogen

Albert Einstein

Albert Einstein

Albert Einstein dilantik sebagai bapak fisika adalah seorang yahudi tapi tidak  mengikuti keagamaan yahudi maupun kekristenan. Dia semi agnostig.

Walaupun dia seorang ahli dalam ilmu pengetahuan dan mengenal hukum alam semesta dimana dia sudah menciptakan ratusan penemuan yang berguna bagi peradaban manusia, toh dia tidak percaya Kristus. Bahkan dia katakan alkitab merupakan hal yang kekanak-kanakan.
Jadi bukan patokan barangsiapa sudah mengenal alam semesta dengan luas, dapat mengenal Tuhan. Dibutuhkan tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti semuanya itu.
Di forum ini kita hanya belajar bahwa alam semesta dan seluruh ciptaanNya tidak bertentangan dengan Sang Pencipta yang juga menyatakan diriNya dalam Kitab Suci.

Albert Einstein pada tahun 1905 menyatakan rumus E=mc2 yang mengatakan bahwa suatu massa kecil dapat dijadikan ledakan besar. Dan merupakan cikal bakal pembuatan bom atom yang menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Padahal albert sendiri tidak menyetujui akan hal itu.

Penemuan albert itu menjadi cikal bakal senjata nuklir.
Ada 2 senjata nuklir yaitu :

Bom Atom di Nagasaki

efek bom atom

1. Bom Nuklir / Bom Fisi / Bom Atom / Bom-A membuat ledakan dasyat karena ada reaksi fisi atau reaksi pembelahan atom-atom unsur Uranium. Unsur Uranium memecah-mecahkan dirinya sehingga menimbulkan energi yang besar melebihi ledakan dari 500,000 dinamit. Gambar kiri adalah ledakan bom atom di kota Nagasaki, membumbung tinggi hingga 18 km berbentuk awan jamur.

2. Bom Termonuklir / Bom Hidrogen / Bom-H membuat ledakan maha dasyat karena ada reaksi fisi yang mendahului sehingga menyulut reaksi fusi atau penggabungan atom-atom unsur Hidrogen. Jadi tidak ada istilah bom fusi tapi reaksi fusi.
Penggabungan atom-atom Hidrogen ini melepaskan energi yang besar sekali melebihi ledakan dari 50,000,000 dinamit.

1. Reaksi Fisi atau Reaksi Pemecahan ini terjadi juga dalam tubuh kekristenan sehingga kita mendapati banyak sekali bahkan ribuan kelompok atau ‘gereja’ dengan doktrinnya masing-masing. Dan itu terjadi semakin besar pada masa-masa setelah jaman Pentakosta tahun 1906 di jalan Azusa Amerika Serikat terjadi. Gerakan Karismatik/Pentakosta
menyebar secara luas.
Sehingga ada 2 kelompok utama aliran Pentakosta yaitu Trinitarian Pentakosta dan  Oneness Pentakosta.

Contoh Trinitarian Pentakosta adalah Church of God (Gereja Allah), Assemblies of God, International Church of The Foursquare Gospel, dll.

Contoh Oneness Pentakosta adalah United Pentecostal Church International (UPCI), PAW,dan gereja-gereja yang menamakan dirinya ‘apostolic’ atau gereja kerasulan.

2. Reaksi Fusi atau Reaksi Penggabungan ini lebih dirasakan dampaknya pada masa gerakan oikumene. Seperti halnya tidak ada bom fusi demikian halnya dengan gerakan oikumene. Tidak ada penggabungan yang murni. Mereka hanya bersekutu bersama tetapi dalam hati mereka terpecah-pecah karena berbeda doktrin masing-masing.
Terpecah-pecah tetapi bergabung dan tetap terpecah-pecah…???
Dan saat ini kelihatan lebih lagi karena dampak perang Israel Palestina.
Ada yang bergabung menjadi satu kelompok pembela Israel , ada juga yang bersama-sama menjadi koalisi memerangi zionisme.

Tahukah anda hanya ada 6 negara yang bisa melakukan Reaksi Fusi ini yaitu :
Amerika, Rusia, Inggris, Cina, Perancis dan India.

Dan tahukah anda hanya Tuhan Yesus Kristus yang bisa melakukan Reaksi Fusi Murni tanpa Reaksi Fisi dengan mengutus “Negara Ke-7″ , disini kita akan melihat contoh bahasa Inggris;

“7″  ”Count – Three” , William (7) Marrion (7) Branham (7),  diutus
dengan Pesan di Akhir Jaman untuk mengumpulkan umatNya untuk Pengangkatan masuk Perjamuan Kawin Anak Domba yang adalah Kemenangan Kristus yang ke-2.
Sama seperti sekutu menggunakan bom atom untuk menang di Perang Dunia Ke-2.
Kristus menang pertama terhadap maut 2000 tahun yang lalu. Sekarang kita menyatakan kemenangan Kristus yang di dalam kita pada saat pengubahan tubuh kita.

~ oleh education2012 pada 08/12/2009.

 
%d blogger menyukai ini: